Langsung ke konten utama

Seminar Amnesti Pajak

 Dalam rangka turut mensukseskan aktivitas Amnesti Pajak yang diberikan pemerintah Seminar Am Seminar Amnesti Pajak


Dalam rangka turut mensukseskan aktivitas Amnesti Pajak yang diberikan pemerintah, CAR Life Insurance menyelenggarakan program Customer Gathering – Seminar Amnesti Pajak pada tanggal 07 September 2016. Kegiatan yang diadakan di Mahameru Restaurant, Surabaya, tersebut bertujuan untuk mensosialisasikan aktivitas Amnesti Pajak kepada segenap nasabah CAR Life Insurance undangan yang hadir.

Seminar yang pertama kali diselenggarakan ini dihadiri langsung oleh direktur CAR Life Insurance Bapak Jos Chandra Irawan dan Chief Operating Officer Ibu dr. Sri Rahayu Sutanto. Adapun materi sosialisasi amnesti pajak disampaikan langsung oleh petugas Dirjen Pajak Surabaya.

Amnesti pajak adalah aktivitas pengampunan yang diberikan oleh Pemerintah kepada Wajib Pajak meliputi penghapusan pajak yang seharusnya terhutang, penghapusan eksekusi administrasi perpajakan, serta penghapusan eksekusi pidana di bidang perpajakan atas harta yang diperoleh pada tahun 2015 dan sebelumnya yang belum dilaporkan dalam SPT, dengan cara melunasi seluruh tunggakan pajak yang dimiliki dan membayar uang tebusan (Dirjen Pajak, 2016, Amnesti Pajak, http://www.pajak.go.id/amnestipajak).

Keikutsertaan wajib pajak dalam aktivitas amnesti pajak ini akan membantu pemerintah mempercepat pertumbuhan dan restrukturisasi ekonomi melalui pengalihan harta, yang antara lain akan berdampak terhadap peningkatan likuiditas domestik, perbaikan nilai tukar rupiah, penurunan suku bunga, peningkatan investasi, dan meningkatkan penerimaan pajak, yang antara lain akan digunakan untuk pembiayaan pembangunan.

Melalui penyelenggaraan seminar ini, CAR Life Insurance berharap mampu menambah wawasan dan pengetahuan nasabah mengenai aktivitas amnesti pajak yang diberikan pemerintah.


Sumber https://3i-networksupdate.blogspot.com/

Postingan populer dari blog ini

Penolakan Prospek

Penolakan Prospek Mengapa Anda Ditolak? Ada beberapa alasan yang biasanya menjadikan prospek menolak untuk membeli produk atau jasa anda, ialah sebagai berikut ; 1. Takut Tertipu Hal ini sering terjadi pada prospek yang pernah tertipu dengan produk atau jasa yang dibelinya. Seperti mendapat produk tidak sesuai dengan perjanjian, produk tidak dikirim, layanan jasa yang tidak sesuai dengan jumlah uang yang harus dibayar dan banyak sekali pengalaman buruk lainnya yang membuat prospek menjadi takut tertipu untuk kedua kalinya. Oleh karena itu yakinkanlah prospek dengan produk yang anda tawarkan. Ciptakanlah kesan yang terpercaya, dan berikan penawaran yang sanggup meyakinkan prospek, menyerupai memperlihatkan trial ataupun memperlihatkan jaminan garansi kepada prospek. 2. Penularan Emosi Emosi ialah suatu sikap yang praktis menular, baik itu emosi faktual maupun negatif. Ketika anda menggunakan emosi negatif (tidak percaya diri) saat mempresentasikan produk anda pada , mak...

Jadwal Bop 3I Networks Jakarta

Jadwal BOP 3i Networks JAKARTA BOP : Setiap Selasa & Sabtu pk. 14.00 sd selesai Kamis : Marketing Plan pk. 14.00 – selesai Di Kantor CAR 3i-networks : Hermina Tower Lt. 10 Kemayoran Jakarta Pusat Sumber https://3i-networkskalteng.blogspot.com

Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Presentasi

Beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam presentasi adalah 1. Kemampuan berbicara dan bahasa tubuh Beberapa pembicara-pembicara mahir mengatakan kunci dan trik-trik menyajikan presentasi melalui skill kemampuan berbicara yang memikat dan hidangan bahasa tubuh yang menarik perhatian. Cara berbicara merupakan hal yang akan pertama menjadi sorotan audiens dikala memperhatikan Anda melaksanakan sebuah presentasi, kemudian dilanjutkan bagaimana gaya bahasa tubuh Anda yang menyesuaikan dengan bahasa lisan. Sebagai referensi perhatikan lah gaya bicara dan bahasa tubuh yang ditampilkan oleh sosok Mario Teguh, sebuah gaya khas yang cukup memikat perhatian audiens. Anda pun perlu membentuk abjad khas menarik dalam diri Anda dikala menyajikan sebuah presentasi khususnya dalam bahasa verbal dan bahasa tubuh. 2. Kecakapan menguasai audiens Inilah pekerjaan utama seorang pembicara yang sering mengalami kegagalan dalam prakteknya. Tak cukup hanya dengan kemampuan berbicara dan gaya bahasa tubuh ...